Selasa, 28 Maret 2017

MAKALAH PENDAHULUAN BIOKIMIA



MAKALAH
“PENDAHULUAN BIOKIMIA”


Oleh:
AMSAR JAMBIA
P00341015003





KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN KENDARI
JURUSAN ANALIS KESEHATAN
2016
KATA PENGANTAR

Pertama tama penulis memanjatkan  Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan karunia_Nya  penulis diberikan kesehatan dan kesempatan sehinnga bisa meyelesaikan makalah biokimia ini tepat pada waktunya.
Tak lupa penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dalam penulisan makalah ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu sehingga makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
Di dalam makalah ini penulis menyadari banyak terdapat kekurangan. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan agar menjadikan makalah ini lebih baik lagi. Penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.





 Kendari, 16 Maret 2016
                                                                                            Penulis




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.......................................................................................... i
DAFTAR ISI........................................................................................................ ii
BAB I
PENDAHULUAN............................................................................................... 1

A.      LATAR BELAKANG.................................................................................. 1

B.       RUMUSAN MASALAH.............................................................................. 2
C.       TUJUAN PENULISAN ............................................................................... 2
BAB II
PEMBAHASAN.................................................................................................. 3
1.        PENGERTIAN BIOKIMIA......................................................................... 3
2.        HUBUNGAN BIOKIMIA DENGAN ILMU LAIN.................................. 5
3.        MANFAAT BIOKIMIA............................................................................... 7
4.        PERBEDAAN UNSUR, SENYAWA DAN MOLEKUL.......................... 7
BAB III
PENUTUP............................................................................................................ 10
A.    KESIMPULAN.............................................................................................. 10
B. SARAN................................................................................................................ 10
DAFTAR PUSTAKA






BAB I
PENDAHULUAN

A.     LATAR BELAKANG

Biokimia adalah kimia makhluk hidup. Biokimia merupakan ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi komponen selular, seperti protein, karbohidrat, lipid, asam nukleat, dan biomolekul lainnya. Saat ini biokimia lebih terfokus secara khusus pada kimia reaksi termediasi enzim dan sifat-sifat protein.
Saat ini penemuan-penemuan biokimia digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari genetika hingga biologi molecular dan dari pertanian hingga kedokteran. Penerapan biokimia yang pertama kali barangkali adalah dalam pembuatan roti menggunakan khamir, sekitar 4000 tahun yang lalu.
Kebangkitan biokimia diawali dengan penemuan pertama molekul enzim, diastase, pada tahun 1833 oleh Anselme Payen. Tahun 1828, Friedrich Wöhler menerbitkan sebuah buku tentang sintesis urea, yang membuktikan bahwa senyawa organik dapat dibuat secara mandiri. Penemuan ini bertolak belakang dengan pemahaman umum pada waktu itu yang meyakini bahwa senyawa organik hanya bisa dibuat oleh organisme. Istilah biokimia pertama kali dikemukakan pada tahun 1903 oleh Karl Neuber, seorang kimiawan Jerman. Sejak saat itu, biokimia semakin berkembang, terutama sejak pertengahan abad ke-20, dengan ditemukannya teknik-teknik baru seperti kromatografi, difraksi sinar X, elektroforesis, RMI (nuclear magnetic resonance, NMR), pelabelan radioisotop, mikroskop elektron, dan simulasi dinamika molekular. Teknik-teknik ini memungkinkan penemuan dan analisis yang lebih mendalam berbagai molekul dan jalur metabolik sel, seperti glikolisis dan siklus Krebs. Perkembangan ilmu baru seperti bioinformatika juga banyak membantu dalam peramalan dan pemodelan struktur molekul raksasa.
Saat ini, penemuan-penemuan biokimia digunakan di berbagai bidang, mulai dari genetika hingga biologi molekular dan dari pertanian hingga kedokteran. Penerapan biokimia yang pertama kali barangkali adalah dalam pembuatan roti menggunakan khamir, sekitar 5000 tahun yang lalu.
Penemuan penting lain di bidang biokimia adalah penemuan gen dan perannya dalam mentransfer informasi di dalam sel. Bagian biokimia ini terkadang juga disebut dengan biologi molekuler. Pada tahun 1950-an, James D. Watson, Francis Crick, Rosalind Franklin, dan Maurice Wilkins menemukan bagaimana struktur DNA dan mencoba mencari hubungannya dengan transfer informasi genetik. Pada tahun 1958, George Beadle dan Edward Tatum berhasil memenangkan Hadiah Nobel akibat penelitian mereka mengenai jamur yang menunjukkan bahwa satu gen memproduksi satu enzim. Pada tahun 1988, Colin Pitchfork adalah orang pertama yang terbukti
melakukan tindak kriminal melalui bukti DNA. Belum lama ini, Andrew Z. Fire dan Craig C. Mello memenangkan Hadiah Nobel pada tahun 2006 atas penemuan fungsi dari RNA interferensi (RNAi).




B.     RUMUSAN MASALAH
Permasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini adalah:
1.      Apa pengertian biokimia?
2.      Bagaimana hubungan biokimia dengan ilmu lain?
3.      Apa perbedaan unsur, senyawa, dan molekul?
4.      Apa manfaat biokimia?

C.    TUJUAN PENULISAN
Tujuan penulisan makalah ini adalah agar dapat :
1.     agar  mahasiswa dapat mengetahui pengertian biokimia
2.     agar mahasiswa dapat mengetahui hubungan biokimia dengan ilmu      lain
3.    agar mahasiswa dapat mengetahui perbedaan unsur, senyawa, dan molekul
4.   agar  mahasiswa dapat mengetahui manfaat biokimia



BAB II
PEMBAHASAN
1.                 PENGERTIAN BIOKIMIA
Biokimia adalah ilmu yang mempelajari tentang peranan berbagai molekul dalam reaksi kimia dan proses yang berlangsung dalam makhluk hidup. Jangkauan ilmu Biokimia sangat luas sesuai dengan kehidupan itu sendiri. Tidak hanya mempelajari proses yang berlangsung dalam tubuh manusia, ilmu Biokimia juga mempelajari berbagai proses pada organisme mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks.
Adapun pengertian lainnya  Biokimia adalah kimia makhluk hidup. Biokimiawan mempelajari molekul dan reaksi kimia terkatalisis oleh enzim yang berlangsung dalam semua organisme. Lihat artikel biologi molekular untuk diagram dan deskripsi hubungan antara biokimia, biologi molekular, dan genetika.
Biokimia merupakan ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi komponen selular, seperti protein, karbohidrat, lipid, asam nukleat, dan biomolekul lainnya. Saat ini biokimia lebih terfokus secara khusus pada kimia reaksi termediasi enzim dan sifat-sifat protein.
Saat ini, biokimia metabolisme sel telah banyak dipelajari. Bidang lain dalam biokimia di antaranya sandi genetik (DNA, RNA), sintesis protein, angkutan membran sel, dan transduksi sinyal.
Definisi Biokimia Menurut Para Ahli :
1.       Biokimia adalah Bios = Yunani, artinya “hidup” “Kimia mahluk hidup; Kimia yang terjadi dan menjadi ciri kehidupan.” (Webster’s dictionary)
2.       Biokimia adalah kimia dari bahan-bahan dan proses-proses yang terjadi dalam tubuh mahluk hidup; sebagai upaya untuk memahami proses kehidupan dari sisi kimia. (WebNet dictionary)


2.       HUBUNGAN BIOKIMIA DENGAN ILMU LAIN
Hubungan Biokimia dengan Ilmu Lain yaitu:
1.       Kimia Organik yang mempelajari sifat-sifat biomolekul.
2.       Biofisika, yang memanfaatkan teknik-teknik fisika untuk mempelajari struktur biomolekul.
3.       Nutrisi, yang memanfaatkan pengetahuan tentang metabolisme untuk menjelaskan kebutuhan makanan bagi mahluk hidup mempertahankan kehidupan normalnya.
4.       Kesehatan, yang mencari pemahaman tentang keadaan sakit dari sudut pandang molekular.
5.       Mikrobiologi, yang menunjukkan bahwa organisme sel tunggal dan virus cocok untuk digunakan sebagai sarana mempelajari jalur-jalur metabolisme dan mekanisme pengendaliannya.
6.       Fisiologi, yang mempelajari proses kehidupan pada tingkat jaringan dan organisme.
7.       Biologi sel, yang mempelajari pembagian kerja biokimia dalam sel.
8.     Genetika, yang mempelajari mekanisme penyusunan identitas biokimia sel.
9.     Biosintesa
Terutama mempelajari pembentukan molekul alam dari molekul lain yang rumit strukturnya dengan melalui endoorganic yang merupakan ciri khas pada proses-proses anabolic dalam metabolisme.
10.            Dalam bidang pertanian & kedokteran
Pada dasarya penerapan biokimia banyak terdapat dalam bidang pertanian. Penggunaan pestisida di bidang pertanian telah kita kenal lama. Pada umumnya pestisida bekerja dengan jalan menghambat enzim yang bekerja pada hama atau organisme tertentu.
Dalam hal ini biokimia berperan dalam meneliti mekanisme kerja pestisida tersebut sehingga dapat meningkatkan selektivitasnya dan dengan demikian dapat dicegah dampak negatif terhadap lingkungan hidup yang dapat ditimbulkannya. Jadi biokimia juga merupakan komponeri penting dalam pengetahuan tentang lingkungan hidup.
Peningkatan kualitas produk dalam bidang pertanian dan peternakan telah dapat diwujudkan dengan menerapkan hasil-hasil penelitian dalam bidang genetika,ilmu biokimia mempunyai posisi yang kuat dalam bidang kesehataan dan pertanian yaitu :
a.                 Dapat meningkatkan kualitas tumbuhan
b.                Dapat memahami kesehatan dan memilihara kesehatan
c.                 Memahami dan melakukan penanganan suatu penyakit secara efektif.
11.            Imunologi
Penjelasan proses reaksi antigen antibodi (imunoglobulin), reaksi alergi.
12.            Farmakologi
Metabolisme obat perlu ilmu biokimia dan fisiologi
13.            Toksikologi
Ilmu yang mempelajari racun tubuh, sehingga ilmu biokimia sangat berperan.
14.            Patologi
Ilmu tentang penyakit (inflamasi, cedera sel, kanker), dan lain-lain


15.            Biologi molekuler

Adalah studi tentang dasar-dasar molekul pada proses replikasi, transkripsi, dan terjemahan dari materi genetik.
3.       MANFAAT BIOKIMIA
          Manfaat biokimia antara lain :
1.        Di bidang kesehatan dan pengobatan, biokimia menyelidiki penyebab suatu penyakit beserta obatnya.
2.        Dalam  bidang nutrisi, biokimia mempelajari bagaimana cara untuk menjaga kesehatan dengan makanan dan mempelajari efek dari kekurangan nutrisi.
3.        Di bidang pertanian, biokimia menyelidiki tanah dan pupuk serta mencoba untuk menemukan cara untuk meningkatkan budidaya tanaman, penyimpanan tanaman, dan pengendalian hama.
4.  PERBEDAAN UNSUR, SENYAWA DAN MOLEKUL
1.   Unsur
Apabila dikaji, semua zat terbentuk dari bagian-bagian yang paling sederhana yang disebut unsur. Air dapat diuraikan lagi menjadi gas hidrogen dan gas oksigen. Gula dapat diuraikan lagi menjadi karbon, oksigen, dan hidrogen. Dengan reaksi kimia biasa karbon, oksigen, dan hidrogen tidak dapat diuraikan lagi. Karbon, hidrogen, dan oksigen tergolong unsur. Unsur didefinisikan sebagai zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa.
Pada kondisi normal, banyak di antara unsur ini berupa benda padat, seperti tembaga, emas, besi, dan timbal. Merkuri atau yang lebih dikenal dengan nama air raksa dan brom merupakan contoh unsur yang berwujud cair. Oksigen dan nitrogen adalah contoh unsur yang berupa gas.

2.       Senyawa
Senyawa adalah zat-zat yang tersusun atas dua unsur atau lebih yang bergabung secara kimia dengan perbandingan massa tertentu.
Air dan garam dapur merupakan salah satu contoh senyawa. Air dan garam dapur dikatakan senyawa karena tersusun atas dua unsur atau lebih. Air tersusun atas dua jenis unsur, yaitu hidrogen dan oksigen dengan perbandingan massa tertentu dan tetap. Garam dapur juga tersusun atas dua jenis unsur, yaitu natrium dan klorin dengan perbandingan massa tertentu dan tetap. Contoh lainnya, nitrogen dan hidrogen bergabung membentuk amoniak.
3.       Molekul
Molekul adalah sebuah kumpulan yang dibentuk dari dua atom atau lebih yang saling berikatan. Pengertian lainnya Molekul yaitu Gabungan dari beberapa atom unsur, bisa dua atau lebih. Artinya ketika berbicara molekul maka yang dibayangkan adalah gabungan atom atom (bukan 1 atom). Molekul merupakan partikel terkecil dari suatu zat yang masih memiliki sifat-sifat zat tersebut. Molekul tersusun dari dua atom atau lebih. Molekul dapat tersusun dari atom-atom yang berbeda, tetapi dapat pula tersusun dari atom-atom yang sama.
Jika gabungan dari atom unsur yang sama jenisnya maka disebut Molekul Unsur, Contohnya: O2, H2, O3, S8
Jika gabungan dari atom unsur yang berbeda jenisnya maka disebut Molekul Senyawa, Contohnya: H2O, CO2, C2H5
Molekul diatomik adalah molekul yang hanya terdiri dari dua atom. Kedua atom tersebut dapat berupa unsur yang sama maupun berbeda. Awalan di- pada kata diatomik berasal dari bahasa Yunani yang artinya dua. Contoh N2, O2, H2.





BAB III

PENUTUP
A. KESIMPULAN
1. Biokimia adalah ilmu yang mempelajari tentang peranan berbagai molekul dalam reaksi kimia dan proses yang berlangsung dalam makhluk hidup.
2. Biokimia berhubungan dengan ilmu kimia organik, biofisika, nutrisi, mikrobiologi, fisiologi, biologi sel, genetika, kesehatan dll.
3. Biokimia bermanfaat dalam bidang kesehatan dan pengobatan, bidang nutrisi dan di bidang pertanian
4. Unsur didefinisikan sebagai zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa.
5. Senyawa adalah zat-zat yang tersusun atas dua unsur atau lebih yang bergabung secara kimia dengan perbandingan massa tertentu.
6. Molekul adalah sebuah kumpulan yang dibentuk dari dua atom atau lebih yang saling berikatan.
B.      SARAN
          Pada penulisan makalah diatas Semoga pembaca dan kususnya penulis sendiri dapat mengambil beberapa hal hal penting dalam memahami pengertian biokimia, unsur, senyawa dan molekul, manfaat biokimia dan  hubungan biokimia dengan ilmu lain
          Dari makalah ini pula penulis mengalami banyak kendala. Maka banyak kesalahan yang dibuat oleh penulis. Oleh karena itu penulis membutuhkan saran dari pembaca untuk menyempurnahkan makalah ini.


DAFTAR PUSTAKA

Campbell Reece-Mitchell, 2002, Biologi, edisi Kelima-Jilid I ; Erlangga
Stryer Lubert., 2000, Biochemistry,  volume 1,2,3 edisi 4., EGC Jakarta
Lehninger., 1998, Dasar –Dasar Biokimia, Terjemahan Maggi Thenawijaya., Jilid  1,2,3., Erlangga, Jakarta.
Murray, Robert (et,al)., 2001,  Harper’s Review Of Biochemistry., Edisi 25, EGC., Jakarta.
Arbianto,P., 1993, Biokimia Konsep-Konsep Dasar, DEPDIKBUD, DIKTI, Proyek Pendidikan Tenaga Akademik; Jakarta.
 Poedjiadi,A., 1994, Dasar-Dasar Biokimia. Universitas Indonesia






















































Tidak ada komentar: